Selasa, 17 Desember 2019

PUSKESMAS 5 ILIR PALEMBANG




PROFIL PUSKESMAS 5 ILIR 

A.    Sejarah Singkat dan Perkembangan Puskesmas
Puskesmas 5 Ilir berdiri pada bulan Januari 1983. Puskesmas 5 Ilir Palembang merupakan pusat kesehatan induk masyarakat yang tidak mempunyai puskesmas pembantu sampai saat ini dan terjadi beberapa kali pergantian kepemimpinan Puskesmas.
Pimpinan-pimpinan Puskesmas dari tahun 1986 sampai sekarang yaitu sebagai berikut :
Tabel.1 Nama pimpinan-pimpinan Puskesmas dari tahun 1986
No
Nama Dokter
Periode Tahun
1.
Dr. Indah Puspita
1986-1999
2.
Dr. Hj. Aini Gadhi, M.Kes
1999-2001
3.
Dr. Justina Tjandra
2001-2009
4.
Dr. Alfarobi
2009-2013
5.
Dr. Pemi Welrado
2013- Februari 2016
6.
Dr. Hj. Yulifa
Februari 2016 s.d sekarang

B.    Lahan Praktek
1.     Lokasi
Lokasi kegiatan praktek kerja lapangan berada di Jalan Jendral Bambang Utoyo No.1095, Kelurahan 5 Ilir, Kecamatan Ilir Timur II Kota Palembang, terletak startegis karena dipinggir jalan raya yang merupakan lalu lintas kendaraan baik kendaraan pribadi maupun kendaran umum.

Gambar. 5
2.     Wilayah kerja Puskesmas 5 Ilir Palembang terdiri dari 1 Kelurahan yaitu :
Tabel. 2 Wilayah Kerja Puskesmas 5 Ilir
No.
Kelurahan
Luas Wilayah
1.
5 ilir
1,98 km2
2.
Duku
3 km2
Total
4,98 km2

3.     Batas wilayah kerja Puskesmas 5 Ilir yaitu :
a.      Utara         : Berbatasan dengan kelurahan 8 ilir
b.     Selatan      :Berbatasan dengan kelurahan kuto batu
c.      Timur        :Berbatasan dengan kelurahan 9 ilir
d.     Barat         :berbatasan dengan kelurahan 2 ilir  

C.    Sarana dan Prasarana
Unit Ruangan di dalam Puskesmas 5 Ilir Palembang mempunyai beberapa unit ruangan sebagai tempat melaksanakan kegiatan yang ada di dalam Puskesmas yaitu:
1.     Ruang loket karcis
2.     Ruangan TU
3.     BP umum (balai pengobatan umum)
4.     Ruang MTBS
5.     Apotek
6.     Ruang KIA
7.     Ruang Dokter
8.     Ruang Poli Gigi
9.     Ruang imunisasi
10.  Laboratorium
11.  Gudang obat
12.  Kamar mandi/ wc
D.    Visi dan Misi, Motto serta Tata Nilai Puskesmas
1.     Visi
Tercapainya wilayah kerja yang sehat secara optimal dengan bertumpu pada pelayanan prima dan pemberdayaan masyarakat.
2.     Misi
a.      Memelihara dan meningkatkan upaya pelayanan yang prima
b.     Meningkatkan profesionalisme provider
c.      Meningkatkan kemitraan dan pemberdayaan masyarakat
d.     Menurunkan angka kesakitan dan resiko kematian
3.     Motto
Kesehatan adalah tanggung jawab bersama
4.     Tata Nilai Puskesmas
a.      Empati          : Mampu menetapkan diri pada posisi orang lain
b.     Mandiri         : Bertindak sesuai dengan kemapuan yang  berdasarkan
 kompetensi
c.      Akuntabel     : Dapat dipertanggung jawabkan
d.     Sinergis         : Kerjasama yang baik dengan Lintas Program dan Lintas
                      Sektoral
E.    Stuktur Organisasi Kepegawaian
Di Puskesmas 5 Ilir Palembang terdapat 35 pegawai yang terdiri dari dokter umum, dokter gigi, medis dan staf yang memberikan pelayanan kesehatan di wilayah kerjanya. 
F.     Program Puskesmas
1.     Program Puskesmas
a.      Kesehatan ibu dan anak (KIA)
b.     Keluarga berencana (KB)
c.      Usaha peningkatan gizi
d.     Kesehatan lingkungan
e.      Pencegahan dan pemberantasan penyakit menular
f.      Pengobatan dan termasuk pelayanan darurat karena kecelakaan
g.     Penyuluhan kesehatan masyarakat
h.     Kesehatan sekolah
i.       Kesehatan gigi dan mulut
j.       Pembinaan pengobatan tradisional
2.     Kegiatan di Puskesmas 5 Ilir Palembang
a.      Kegiatan dalam gedung
1)     Klinik MTBS
2)     Klinik Gigi dan Mulut
3)     Pelayanan ibu hamil, nifas dan menyusui
4)     Pelayanan aseptor KB
5)     Pngobatan umum
6)     Pengobatan program TB Paru, Diare, ISPA
7)     Penyuluhan
8)     Laboratorium
9)     Penilaian kinerja puskesmas
b.     Pelayanan di luar ruangan
1)     Posyandu balita
2)     Posyandu lansia
3)     UKS dan UKGS
4)     Pelayanan KB
5)     Pelayanan P3K dan UKK
3.     Dana Puskesmas 5 Ilir
Puskesmas 5 Ilir mendapatkan dana dari BPJS, Jamsoskes, Jamkesmas, Askes, serta dana dari BOK.

G.   Program BP Gigi
1.     Pelayanan Kesehatan gigi (di dalam gedung)
a.      Pengobatan penyakit gigi dan mulut
b.     Pencabutan Gigi
c.      Pembersihan Karang Gigi
2.     Pelayanan Kesehatan Gigi (di luar gedung)
a.      Pelayanan di Sekolah Dasar (UKGS)
Untuk pelayanan UKGS dilaksanakan oleh Puskesmas 5 Ilir Palembang sesuai dengan jadwal yang telah di tentukan. Kgeiatan UKGS yang di lakukan adalah memberikan penyuluhan dan pemeriksaan serta sikat gigi massal pada murid-murid Sekolah Dasar.
Tujuan UKGS yaitu :
1)     Meningkatkan derajat kesehatan gigi anak-anak agar siswa-siswi mengetahui pentingnya menjaga kesehatan gigi dan mulut.
2)     Agar siswa-siswi mengetahui bagaimana cara menggosok gigi yang baik dan benar.
3)     Pelatihan dokter kecil.
4)     Pada saat ini program UKGS di prioritaskan untuk siswa-siswi sekolah dasar, krena usia di bangku sekolah dasar merupakan masa pergantian gigi susu dan tetap untuk mencapai hasil yang maksimal mungkin dalam usaha kesehatan gigi dan mulut sekolah ini di perlukan kerja sama antara tenaga kesehatan gigi, guru, dan orang tua murid. Adapun sekolah yang kami kunjungi dalam memberikan penyuluhan gigi dan mulut di sekolah, yaitu :
a)     TK Salimah
b)     TK Dharma Wanita
c)     SD Bina Warga
d)     SD Taman Siswa
b.     Penyuluhan di masyarakat (UKGMD)
UKGMD adalah upaya kesehatan yang terutama bersifat peningkatan dan pengobatan darurat dengan mengembangkan upaya pelayanan yang bersumber pada aktivitas masyarakat dengan pendekatan UKGMD tujuan UKGMD :
1)     Masyarakat mampu melaksanakan upaya mencegah terjadinya penyakit gigi dan mulut
2)     Masyarakat mampu memelihara kesehatan gigi dan mulut
3)     Masyarakat mampu mengetahui kelainan-kelainan dalam menjaga kesehatan gigi dan mulut, serta mampu mengambil tindakan yang tepat untuk mengatasinya.
H.    Sumber Daya Manusia di Poli Gigi

Dokter Gigi
drg. Mansur Rusli

Perawat Gigi
Elen Eliani, AMKG





Perawat Gigi
Hj. Nelly Yohanis

Perawat Gigi
Desi Amalia, Amd.KG



 





I.      Tugas, Fungsi dan Kegiatan Pokok Dokter dan Perawat Gigi
1.     Tugas, Fungsi dan Kegiatan Dokter Gigi
a.      Tugas Pokok
Mengusahakan Pelayanan Kesehatan Gigi dan Mulut di wilayah kerja   Puskesmas.
b.     Fungsi
Mengawasi pelaksanaan pelayanan gigi di puskesmas.
c.      Kegiatan Pokok
1)     Memberi pelayanan kesehatan gigi dan mulut di dalam wilayah kerja puskesmas secara teratur.
2)     Supervise dan bimbingan teknis pada perawat gigi di puskesmas.
d.     Kegiatan Lain
1)     Memberikan penyuluhan kesehatan gigi pada penderita dan masyarakat di wilayah kerjanya.
2)     Membantu melaksanakn kegiatan-kegiatan fungsi manajemen.
3)     Membantu pembinaan kerjasama lintas sektoral dalam pengembangan peran serta masyarakat melalui pendekatan PKMD.

2.     Tugas, Fungsi dan Kegiatan Perawat Gigi
a.      Tugas Pokok :
1)  Pelaksana kegiatan kesehatan gigi dan mulut
2)  Pengelola pelayanan kesehatan gigi dan mulut
3)  Dental asisten
b.     Fungsi
1)     Membantu dokter gigi dalam melaksanakan kegiatan di Puskesmas
2)     Melaksanakan pembuatan media komunikasi
c.      Kegiatan Pokok
1)     Memeriksa gigi geligi
2)     Mengobati gigi yang sakit
3)     Menambal gigi yang berlubang
4)     Penyuluhan kesehatan gigi
5)     Merujuk kasus yang perlu di ambil tindakan oleh seorang dokter gigi 
d.     Kegiatan Lain
1)     Memeriksa gigi geligi ibu hamil dan anak-anak
2)     Melaksanakan usaha kesehatan gigi di sekolah
3)     Membantu melaksanakan manajemen pelayanan mulut
4)     Membantu mengembangkan peran serta masyarakat melalui pendekatan PKMD
5)     Melaksanakan rujukan bagi penderita yang perlu di tindak lanjut dari dokter khusus
3.     Peran, Fungsi dan Kompetensi Ahli Madya Keperawatan Gigi
a.      Peran
1)     Pelaksanaan kegiatan kesehatan gigi dan mulut
2)     Pengelolaan pelayanan asuhan kesehatan gigi dan mulut
3)     Pengajar, pelatih, dan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
4)     Penelitian kesehatan
5)     Dental Asisten
b.     Fungsi
1)     Melaksanakan survey kesehatan gigi dan mulut
2)     Memahami peran serta masyarakat dalam menggerakan upaya kesehatan pada umumnya
3)     Melaksanakan pengelolahan pelayanan kesehatan gigi dan mulut
4)     Melaksanakan kegiatan penyuluhan kesehatan gigi dan mulut
5)     Melaksanakan pembuatan media komunikasi
6)     Melaksanakan pelayanan asuhan pembersihan karang gigi
7)     Melaksanakan pelayanan asuhan pencabutan gigi sulung dengan topical anasthesi
8)     Melaksanakan pelayanan rujukan
9)     Melaksanakan pemeliharaan dan sterilisasi alat kedokteran gigi
10) Pelaksanaan bimbingan tebaga kesehatan atau calon tenaga kesehatan dan kader kesehatan
c.      Kompetensi
1)        Mampu mengembangkan diri menjadi insan yang beriman, bertaqwa, berbudi pekerti luhur, sehat jasmani dan rohani, serta berkepribadian Indonesia
2)        Mampu mengidentifikasi masalah kesehatan gigi dan mulut di masyarakat
3)        Mampu mencegah terjadinya penyakit pada jaringan keras gigi dan penyangga gigi
4)        Mampu melakukan pelatihan kader
5)        Mampu membuat dan menggunakan media komunikasi untuk kesehatan gigi dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut
6)        Mampu menyuluh dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan gigi dan mulut
7)        Mampu melaksanakan program promotif dan preventif di sekolah dan kesehatan lain
8)        Mampu membuat karya tulis ilmiah
9)        Mampu melakukan asuhan keperawatan gigi terhadap pasien spesialistik
10)    Mampu melakukan penumpatan satu bidang
11)    Mampu melakukan pencabutan gigi sulung dengan topical anasthesi
12)    Mampu memberikan pertolongan pertama pada ke gawat daruratan  kedokteran gigi
13)    Mampu merujuk pasien
14)    Mampu melakukan hygiene pelayanan kesehatan gigi
15)    Mampu sebagai mitra dokter gigi
16)    Mampu melaksanakan administrasi pelayanan kesehatan gigi
17)    Mampu mengelola pelayanan kesehatan gigi dan mulut
18)    Mampu melakukan kewirausahaan


HASIL PEROLEHAN DATA PENYAKIT GIGI DAN MULUT

Berdasarkan praktek kerja lapangan yang telah penulis laksanakan di Puskesmas 5 Ilir pada tanggal 12Maret sampai 21April 2018 memperoleh data sebagai berikut :
Tabel. 4 Data Kesakitan di BP Gigi Puskesmas 5 Ilir Tahun 2015
No
Bulan
Data Kesakitan
Karies Gigi
Pulpitis
Abses Periodontitis
Persistensi
Kelainan Jaringan Gingiva dan Periodontal
1.
Januari
47
42
34
35
1
2.
Februari
49
45
36
51
0
3.
Maret
47
35
39
42
1
4.
April
41
42
45
39
1
5.
Mei
52
49
36
45
0
6.
Juni
47
42
35
39
1
7.
Juli
43
39
31
45
0
8.
Agustus
67
42
36
48
0
9.
September
72
49
48
52
1
10
Oktober
70
53
49
56
0
11
November
72
69
57
62
1
12
Desember
78
65
60
60
0
Jumlah
685
572
506
574
6
Persentasi dari Jumlah Kunjungan
29,23 %
24,41 %
21,59 %
24,49 %
0,25 %
Tabel. 4 menunjukkan bahwa data kesakitan tertinggi pada Tahun 2015 dengan jumlah kunjungan 2343 orang yaitu, karies gigi sebesar 29,23 %, sedangkan persistensi sebesar 24,49 %, pulpitis sebesar 24,41 %, abses periodontitis sebesar 21,59 %,  kelainan jaringan gingiva dan periodontal sebesar 0,25 %.


Tabel. 5 Data Kesakitan di BP Gigi Puskesmas 5 Ilir Tahun 2016
No
Bulan
Data Kesakitan
Karies Gigi
Pulpitis
Abses Periodontitis
Persistensi
Kelainan Jaringan Gingiva dan Periodontal
1.
Januari
38
40
49
37
2
2.
Februari
43
46
45
34
1
3.
Maret
47
49
35
43
1
4.
April
39
51
45
45
0
5.
Mei
42
49
46
36
1
6.
Juni
38
42
45
37
1
7.
Juli
45
42
36
31
1
8.
Agustus
46
52
32
37
1
9.
September
52
65
40
42
2
10
Oktober
48
58
43
52
0
11
November
41
40
45
34
1
12
Desember
32
43
41
41
1
Jumlah
511
577
502
469
12
Persentasi dari Jumlah Kunjungan
24,67%
27,86%
24,23%
22,64%
0,57 %
Tabel. 5 menunjukkan bahwa data kesakitan tertinggi pada Tahun 2016 dengan jumlah kunjungan 2071 orang yaitu, pulpitis sebesar 27,86 %, sedangkan karies gigi sebesar 24,67 %, abses periodontitis sebesar 24,23 %, persistensi sebesar 22,64 %,  kelainan jaringan gingiva dan periodontal sebesar 0,57 %.
Tabel. 6 Data Kesakitan di BP Gigi Puskesmas 5 IlirTahun 2017
No
Bulan
Data Kesakitan
Karies Gigi
Pulpitis
Abses Periodontitis
Persistensi
Kelainan Jaringan Gingiva dan Periodontal
1.
Januari
35
42
34
78
1
2.
Februari
51
45
36
72
0
3.
Maret
42
35
39
70
1
4.
April
39
45
45
72
1
5.
Mei
45
49
36
67
0
6.
Juni
23
8
8
7
5
7.
Juli
23
19
8
10
5
8.
Agustus
21
5
9
9
3
9.
September
17
15
9
4
5
10
Oktober
35
12
7
11
4
11
November
32
7
8
6
2
12
Desember
35
14
8
19
6
Jumlah
398
296
247
425
33
Persentasi dari Jumlah Kunjungan
28,45%
21,16%
17,66%
30,38%
2,36%
Tabel. 6 menunjukkan bahwa data kesakitan tertinggi pada Tahun 2017 dengan jumlah kunjungan 1399 orang yaitu, persistensi 30,38%,sedangkan pulpitis sebesar 21,16 %, karies gigi sebesar 28,45 %, abses periodontitis sebesar 17,66 %,  kelainan jaringan gingiva dan periodontal sebesar 2,36 %.
Tabel. 7 Data Kesakitan di BP Gigi Puskesmas 5 Ilir Periode Bulan Januari – April 2018
No
Bulan
Data Kesakitan
Karies Gigi
Pulpitis
Abses Periodontitis
Persistensi
Kelainan Jaringan Gingiva dan Periodontal
1.
Januari
63
26
49
15
3
2.
Februari
61
13
21
24
2
3.
Maret
35
14
20
25
1
4.
April
43
15
17
28
0
Jumlah
202
68
107
92
6
Persentasi dari Jumlah Kunjungan
42,37%
14,40%
22,67%
19,49%
1,27%

Tabel. 7 menunjukkan bahwa data kesakitan tertinggi pada Periode bulan Januari-April Tahun 2018 dengan jumlah kunjungan 472 orang yaitu, persistensi 19,49%, sedangkan pulpitis sebesar 14,40%, karies gigi sebesar 42,37%, abses periodontitis sebesar 22,67 %,  kelainan jaringan gingiva dan periodontal sebesar 1,27%.

















Tidak ada komentar:

Posting Komentar